Semua Kategori

Berita

Halaman Utama >  Berita

Panduan lengkap untuk memasang rig pencahayaan: Dari persiapan hingga penerimaan akhir, bahkan pemula pun dapat menguasainya dengan mudah

Feb 27, 2026

Dalam konser, pameran, konferensi pers, dan acara lainnya, rangka penyangga pencahayaan merupakan struktur inti yang menopang peralatan pencahayaan, suara, serta peralatan lainnya; kualitas pembuatannya secara langsung memengaruhi keamanan dan efektivitas acara tersebut. Sebagai produsen sumber daya khusus rangka penyangga pencahayaan berbahan paduan aluminium selama 16 tahun, Jiangsu Shizhan Group telah merumuskan proses standar pemasangan rangka penyangga pencahayaan berdasarkan karakteristik produk dan pengalaman teknisnya sendiri, yang berlaku untuk produk rangka penyangga pencahayaan paduan aluminium unggulan perusahaan, seperti seri Spigot dan seri Bolt.

Detailed guide to setting up a lighting rig From preparation to acceptance, even beginners can easily master it (2).jpg

I. Sebelum Pemasangan: Lakukan 3 Persiapan Inti

Memasang sistem pencahayaan bukan sekadar proses "perakitan langsung"; persiapan menyeluruh merupakan fondasi keamanan dan memerlukan perhatian terhadap tiga aspek utama: pemeriksaan produk, survei lokasi, serta persiapan peralatan.

1. Pemeriksaan kesesuaian dan keutuhan produk

Utamakan rangka pencahayaan yang memiliki sertifikasi CE/TUV/ISO9001 (misalnya rangka pencahayaan berbahan paduan aluminium dari World Exhibition Group, yang semuanya telah lulus uji beban pihak ketiga). Setelah membuka kemasan, verifikasi informasi berikut:

1. Badan utama truss: Periksa apakah bahan paduan aluminium 6061-T6/6082-T6 mengalami deformasi atau retak, serta apakah sambungan antara batang utama (Φ50,0 × 3,0 mm) dan batang sekunder (Φ20,0 × 2,0 mm) rata;

2. Aksesori: Pastikan jumlah pin (seri Spigot), baut (seri Bolt), selubung penghubung, dan lain-lain lengkap serta bebas dari karat atau kerusakan;

3. Dokumen teknis: Periksa lembar spesifikasi produk untuk memastikan parameter beban (beban terdistribusi 1430 kg/m, beban terkonsentrasi 2848 kg) dari model yang dipilih (misalnya truss pipa persegi SZSST-20 berukuran 2 m) sesuai dengan berat total peralatan.

2. Survei dan perencanaan lokasi

1. Kondisi permukaan tanah: Permukaan tanah harus rata dan keras (daya dukung ≥ 500 kg/m²). Hindari tanah lunak atau lereng miring. Jika permukaan tanah tidak rata, permukaan tersebut harus diratakan terlebih dahulu menggunakan balok kayu atau alas yang dapat disesuaikan.

2. Perencanaan ruang: Tentukan bentang rangka pencahayaan sesuai kebutuhan acara (misalnya, untuk bentang 8 m, Anda dapat memilih rangka SZSST-40 sepanjang 4 m yang disambung), serta sediakan ruang untuk pemasangan peralatan dan jalur operasional personel (lebar ≥ 1,2 m).

3. Pemeriksaan lingkungan: Periksa adanya rintangan di atas seperti kabel listrik dan pipa, hindari area berangin atau sumber getaran, serta pertimbangkan perlindungan terhadap angin saat pemasangan di luar ruangan (hentikan pengerjaan bila kecepatan angin ≥ 5).

3. Persiapan alat dan peralatan keselamatan

1. Alat: kunci pas (sesuai spesifikasi baut), waterpass, pita ukur, peralatan pengangkat (seperti hoist listrik, kapasitas beban harus ≥ 1,2 kali berat total rangka dan peralatan).

2. Peralatan keselamatan: helm pengaman, sepatu anti-slip, sabuk pengaman (untuk digunakan saat bekerja di ketinggian), dan sarung tangan (untuk menghindari goresan dari tepi paduan aluminium).

Detailed guide to setting up a lighting rig From preparation to acceptance, even beginners can easily master it (3).jpg

II. Pemasangan sedang berlangsung: 14 langkah standar (menggunakan rig pencahayaan tipe pin Spigot sebagai contoh)

Berdasarkan pengalaman dari ribuan proyek, World Exhibition Group telah memecah proses konstruksi rangka pencahayaan menjadi tiga tahap utama: "pemasangan fondasi – penyambungan rangka – pengangkatan dan uji coba", dengan prosedur operasional yang jelas untuk setiap langkah.

1. Stabilisasi fondasi: Memperkuat penopang bagian bawah

1. Langkah 1: Berdasarkan tata letak rig pencahayaan, tandai posisi fondasi di permukaan tanah, pasang fondasi yang dapat disetel (misalnya fondasi aluminium World Exhibition SZABJ-600), lalu gunakan waterpass untuk melakukan kalibrasi guna memastikan semua fondasi berada pada bidang horizontal yang sama;

2. Langkah 2: Pasang alas ke permukaan tanah menggunakan baut ekspansi (untuk penggunaan di luar ruangan atau skenario tugas berat), atau letakkan pelat baja setebal 10 cm untuk mendistribusikan tekanan (untuk penggunaan di dalam ruangan).

2. Sambungan rangka batang: penyelarasan presisi guna meningkatkan stabilitas

1. Langkah 3: Keluarkan bagian rangka batang pertama, sejajarkan selubung bawahnya dengan antarmuka alas, lalu masukkan pin posisioning (Catatan: pin harus dimasukkan secara penuh, dan panjang bagian yang terlihat tidak boleh melebihi 5 mm).

2. Langkah 4: Pasang bagian rangka batang kedua: Pertama, pasang sambungan kerucut ("Pasang Conicals") pada ujung koneksi bagian rangka batang pertama, kemudian masukkan selubung bagian rangka batang kedua ke dalam sambungan kerucut tersebut guna memastikan kecocokan sempurna pada antarmukanya.

3. Langkah 5: Masukkan pin penghubung dan periksa apakah pin telah terkunci. Jika menggunakan rangka batang berbaut (misalnya SZSBTJ-06), kencangkan baut menggunakan kunci pas (momen puntir ≥30 N・m).

4. Langkah 6: Ulangi langkah 4–5 untuk menyelesaikan semua sambungan batang rangka horisontal. Setelah menyambungkan 3 segmen, gunakan waterpass untuk mengkalibrasi rangka guna mencegah pergeseran.

3. Pengangkatan dan penguatan: memastikan stabilitas struktural

1. Langkah 7: Pasang titik pengangkat di kedua ujung rangka (titik-titik ini harus berada pada pusat gravitasi rangka untuk menghindari kemiringan), hubungkan kerekan listrik, lalu angkat rangka secara perlahan ke ketinggian yang telah ditentukan (kecepatan pengangkatan ≤ 0,5 m/menit).

2. Langkah 8: Setelah rangka berada pada posisi yang tepat, pasang pengaku diagonal. Sudut antara pengaku diagonal dan rangka horisontal harus berkisar antara 45°–60°. Kencangkan dengan baut atau pin untuk meningkatkan ketahanan terhadap perpindahan lateral.

3. Langkah 9: Pasang batang penghubung horisontal ("Ledgers") dengan jarak maksimal 2 m guna membentuk struktur kisi serta mendistribusikan beban lebih lanjut;

4. Langkah 10: Amankan rangka batang (truss) ke struktur tetap di sekitarnya (misalnya kolom) menggunakan sabuk pengaman. Untuk lokasi di luar ruangan, tali anti-angin harus dipasang (minimal 2 tali per bentang 10 m, dengan sudut ≤30°).

4. Pemeriksaan terperinci: Mengeliminasi risiko potensial

1. Langkah 11: Gunakan pita ukur untuk memeriksa apakah bentang dan tinggi rangka batang (truss) memenuhi persyaratan desain, dengan toleransi kesalahan ≤5 mm;

2. Langkah 12: Goyangkan rangka batang (truss) secara manual untuk memeriksa apakah sambungan longgar. Jika terdengar suara tidak normal atau terjadi perpindahan posisi, kencangkan kembali pin atau baut.

3. Langkah 13: Tempatkan beban uji (1,1 kali berat peralatan aktual) secara merata pada rangka batang (truss), biarkan selama 30 menit, lalu amati lendutan rangka batang (misalnya lendutan rangka batang dengan bentang 2 m harus ≤1,6 mm, yang memenuhi standar beban Pameran Dunia). Jika tidak terjadi deformasi yang jelas, maka dinyatakan memenuhi syarat.

Detailed guide to setting up a lighting rig From preparation to acceptance, even beginners can easily master it (1).jpg

III. Pasca-Konstruksi: Poin-Poin Kunci untuk Penerimaan dan Pemeliharaan

1. Standar Penerimaan

1. Struktur: Rangka kuda-kuda bebas dari lenturan dan deformasi, sambungan-sambungannya kokoh, dan pengaku diagonal serta batang penghubung terpasang secara lengkap.

2. Keamanan: Peralatan pengangkat telah dilepas, langkah-langkah antiselip dan antiangin telah diterapkan, serta rambu peringatan telah dipasang di sekitar area;

3. Beban: Berat total peralatan harus kurang dari atau sama dengan beban nominal rangka kuda-kuda (misalnya, beban terpusat pada rangka kuda-kuda SZSST-40 bentang 10 m harus kurang dari atau sama dengan 612 kg). Hindari kelebihan beban.

pemeliharaan Rutin

1. Setelah acara selesai, bongkar peralatan dalam urutan berikut: pertama lepaskan peralatan, kemudian lepaskan pengaku diagonal, dan terakhir lepaskan rangka kuda-kuda utama, untuk menghindari pembongkaran paksa.

2. Setelah membersihkan rangka kuda-kuda, periksa apakah lapisan permukaan (seperti pelapis bubuk) telah terkelupas. Jika terdapat karat, segera lakukan pengecatan ulang.

3. Aksesori harus disimpan secara terpisah, dengan komponen kecil seperti pin dan baut disimpan secara terpisah guna mencegah kehilangan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pembangunan rangka penyangga lampu dapat dipastikan aman dan efisien, sekaligus memaksimalkan keunggulan rangka penyangga berbahan paduan aluminium dalam hal "ringan namun kuat." World Exhibition Group dapat menyediakan solusi rangka penyangga lampu yang disesuaikan dengan kebutuhan khusus, dilengkapi panduan jarak jauh dari insinyur profesional, guna membantu pelaksanaan berbagai acara secara sukses.

Berita